Arsip untuk mencoba sendiri kategori

surat untuk ayah…

Posted in mencoba sendiri on Mei 27, 2009 by alhikamramadhan

Ayah….

Seperti saat kau ingatkan aku dengan senyummu sepuluh tahun lalu,

Ak rindu semangat itu,

semangat dari senyumMu

Tak ada yg tak mungkin kataMu

Ayah….

Kenapa dengan air mataku,

bukan kah ini sumpahku?

Bangkit dan berdiri dengan kakiku sendiri

Bukan menyerah pada hati

Ayah….

Bila habis waktuku untuk Mu

Maka katamu adalah semangatku…

Dan Teladanmu adalah sifatku

Ayah…

Aku rindu senyum Mu untukku kelak Dan berkata “inilah anakku…”

Soerabaija, 28 April ‘09

apa aku salah?

Posted in mencoba sendiri on Februari 5, 2009 by alhikamramadhan

sebenarnya apa yang ditakutkan seseorang ketika beranjak dewasa? takut ditinggalkan cinta? seperti kita dapat cinta waktu kecil…takut ditinggalkan perhatian, ditinggalkan lapang dada, karena kita tak mau kalah?

aku cm belajar dewasa, bukankah lebih indah bisa mencintai, bisa memperhatikan dan bisa berjiwa besar untuk cinta.

apa aku salah belajar mencintaimu….

jika aku matahari….

Posted in mencoba sendiri on Januari 14, 2009 by alhikamramadhan

pernah suatu pagi yang indah, karena saat mata ini tau,ada bidadari itu…

senyum yang indah, tak pernah ada selainnya…

taukah kau, begitu damai…

karena, saat aku melihat dalam ke matanya, aku telah melihatku…

begitu rinduku…

karena dia semangatku, maka aku ingin selalu jadi matahari…

walaupun tak sempurna, tapi caraku sempurna…

tapi sepi malam ini, karena tak mungkin matahari tak menyinari….

semoga ia tau dan tak kurang rutinku….

jika aku matahari, mana matahariku…?

tak pernah cukup….

Posted in mencoba sendiri on Januari 13, 2009 by alhikamramadhan

seperti malam ini…

tak pernah cukup mengulang waktu

seperti juga aku…rindu…

seperti kata ini…

tak pernah cukup untuk tau adaku

seperti juga aku…sendu…

seperti hati ini

tak pernah cukup untuk tau sendu atau rindu

karena seperti senyum teduhmu

aku rindu dalam senduku malam ini

bukan matahari

Posted in mencoba sendiri on Oktober 17, 2008 by alhikamramadhan

bukan matahari…

hanya berusaha menyinari

itu pun tak cukup terang

untuk

melihat keindahan dalam kesederhanaan

semoga adaku pengindah atas waktumu

jangan percaya kataku kali ini….

Posted in mencoba sendiri on Oktober 8, 2008 by alhikamramadhan

aku hanya ingin kau tersenyum
bukan tersenyum padaku, bukan pula mereka

aku hanya tau hatiku
bukan hatimu, bukan juga mereka

aku ingin senyum itu
saat kau hatiku

bukan rindu
mungkin hanya perasaanku
sabar kataku….
sebelum datang waktu itu

maka jangan percaya kataku kali ini
karena aku ragu adaku bukan untukmu

Malam ini masih Ramadhan…

Posted in mencoba sendiri on September 16, 2008 by alhikamramadhan

malam ini masih raamadhan, Rahmat Mu

maka Ijinkan ak bersimpuh….

Penantian sebuah perasaan bukan inginku

hatinya sebenarnya adalah tangisku malam ini

maka ampunkan aku…

tak tau kemana perasaan ini

Hanya yakin pada hati ini ya Rabb, bila ak bahagiakannya saat lalu itu karena-Mu, dan bila ak sakitinya malam ini itu juga kehendak-Mu, maka tuntunlah aku.

Bila Kau iri pada hati ini, maka hilangkan perasaanku dan kembalikan hanya Padamu Ya Allah…

Subhanallah……

Apa kabar dunia?

Posted in mencoba sendiri on September 10, 2008 by alhikamramadhan

keadaan ternyata menjadi sangat bingung saat lihat dunia pagi ini, dan ak merasa tak di sana….

selama bertahun belajar untuk hidup dan menjadi dewasa ternyata belum ada apa-apanya.it’s ok…. paling tdk ak sudah belajar jujur pada diri sendiri, mencoba belajar dari masa lalu ku, bersungguh sungguh untuk hari ini, dan yakin di masa depan, mati di jalan Allah…

saat flashback masa kecil remaja dan sekarang, g pernah tau menjadi seperti yang ak mau atau tidak. tapi belajar dari orang lain membuat hati ini kuat. kadang berfikir, aku memamng g bisa bergaul dengan semua orang dengan baik.apa sebab jg aku tidak tau, aku juga tak tau aku udah berbuat baik sesuai buku ppkn wktu belajar dulu, menghormati org lain, teposliro, kasih sayang, kemanusiaan, atau apalah, atau belum? yang jelas pikiran mereka selalu berbeda, karena mereka selalu menganggapku aneh. atau mungkin menyakiti wanita ini dan itu yang dekat dengan ku…g tau apa kata mereka, tp acuhku mengalahkan mereka.

Bara dalam diri ini terlalu kuat untuk mereka, mungkin.

apa salahnya? aku cm mengejar matahari, cita dan cintaku, mencoba membuat ibu tertawa, dan satu baju toga untuk ayah.

tapi tak pernah heran jika tak kan ada yang mau mengerti hati ini.

tak ada dan tak satupun, kecuali engkau ya… Rabb

Tanngis di akhir sujudku adalah semangatku untuk hari ini…

InsyaAllah….